Rasanya terlalu lelah untuk terus berdo’a kepada Allah.
|
Rasanya terlalu lelah untuk terus berdo’a kepada Allah. Hari ini entah sudah kesekian kalinya aku meminta, tapi tak jua Dia mengabulkan permintaanku. Pekan lalu, saat ku membutuhkan pertolongan Nya, Ia tak segera mengulurkan tanganNya. Ah, jangankan yang baru-baru ini, puluhan bahkan ratusan pintaku bulan-bulan sebelumnya, juga tahun sebelumnya, kalau kuingat-ingat, belum juga terkabulkan. Tapi, apa salahnya malam ini ku mencoba berdialog kembali dengan Nya, semoga saja ia mau mendengar. Baru saja kususun jemari ini, belum sempat baris kata-kata yang sebelumnya sudah kurangkai indah di dalam benakku deras terburai keluar dari mulutku, mataku menangkap tajam jemariku yang bergerak… Astaghfirullaah … seketika dadaku sesak. Berdegub kencang. Ingin kuhapus kata-kataku diatas. Tapi sudah terlanjur tumpah. Aku malu telah lancang kepadaNya dan menihilkan semua yang telah diberikan-Nya. Pernahkah aku meminta kepada Nya untuk memberikan kepadaku jemari yang lengkap dan indah, sehingga aku bisa banyak berbuat dengan kesempurnaan penciptaan ini? Aku tak pernah meminta sebelumnya agar Ia melengkapi tanganku ini dengan jemari, aku juga tak pernah berdo’a untuk berbagai kesempatan hingga detik ini aku masih bisa menggerakkan, dan menyentuh dengan jemariku ini. Harus kusentuh lagi beberapa anggota tubuh ini. Kemudian aku berdiri, subhanallah, aku masih bisa berdiri. Padahal aku tak pernah sebelumnya meminta agar terus ditetapkan memiliki dua kaki sempurna, tapi Dia masih terus memberikannya. Lalu aku berjalan, Alhamdulillah aku masih bisa berjalan. Keluar kamar, ke ruang tengah, kulihat masih terlihat sederet makanan di meja makan, kucicipi sepotong tahu. Enak, ya enak. Tapi kenapa aku masih bisa merasakan nikmatnya sepotong tahu? Juga segarnya menyeruput sebotol juice buah yang kuambil dalam kulkas? Yang pasti, tak pernah barisan kata pinta terucap tuk sekedar memohon agar tetap diberikan kemampuan merasa… Kuterus berjalan. Ke kamar mandi. Ada air. Kusentuh segarnya air itu. aah, sejak kapan aku merasakan kesegaran ini. Mungkinkah ketika terlahir dulu sempat aku meminta kepadaNya agar dikaruniakan kesegaran macam ini? atau … hhhhhh, kuhirup udara malam yang sejuk. Eh, apa pernah aku minta Dia tak menyetop pasokan udara untukku? Bahkan … aku masih hidup, aku masih hiduuup (teriakku) … siapa yang tahu dan bisa menerka sampai kapan aku masih bisa menikmati hidup. Tapi yang jelas tak pernah sekalipun keluar dari mulut ini rangkaian kata: “Allah, terima kasih atas semua nikmat Mu, sampai hari ini.” Smakin kutahu Jika pepohonan dijadikan pena Dan laut menjadi tinta Niscaya takkan pernah cukup Tuk menuliskan semua nikmat-Nya |
Kata Siapa Cinta Itu Buta
Cinta itu seperti arti yang indah dan agung, berbahagialah yang pernah mendapatkannya meskipun tidak abadi Cinta tidak membuat dunia berputar Cinta inilah yang membuat perjalanan tersebut berharga Cinta tidak berupa tatapan satu sama lain, tetapi memandang ke luar bersama ke arah yang sama. Bel bukanlah bel sebelum engkau membunyikannya Lagu bukanlah lagu sebelum engkau menyanyikannya Cinta di dalam hatimu tidak diletakkan untuk tinggal di sana Cinta bukanlah cinta sebelum engkau memberikannya Nafsu adalah emosi Cinta adalah pilihan Cara untuk mencintai sesuatu adalah dengan menyadari Bahwa sesuatu itu mungkin hilang Cinta adalah kunci induk yang membuka Gerbang kebahagiaan Kekasih yang bijaksana tidak menghargai hadiah dari kekasihnya Sebesar cinta dari si pemberi Jika anda ingin dicinta, mencintalah dan jadilah orang yang pantas dicinta Di antara mereka yang saya sukai atau kagumi, saya tidak dapat menemukan suatu kesamaan Tetapi di antara mereka yang saya kasihi, saya dapat menemukannya: mereka semua membuat saya tertawa Persahabatan sering berakhir dengan cinta Tetapi cinta tidak pernah berakhir dengan persahabatan Kita harus sedikit menyerupai satu sama lain untuk mengerti satu sama lain Tetapi kita harus sedikit berbeda Untuk mencintai satu sama lain Cinta yang belum matang berkata: “Aku cinta kamu karena aku butuh kamu” Cinta yang sudah matang berkata: “Aku butuh kamu karena aku cinta kamu” Cinta memasukkan kesenangan dalam kebersamaan kesedihan dalam perpisahan harapan pada hari esok kegembiraan di dalam hati Siapa pun yang mempunyai hati penuh cinta selalu mempunyai sesuatu untuk diberikan Cinta sejati dimulai ketika tidak sesuatu pun diharapkan sebagai balasan Segera sesudah kita belajar mencinta Kita akan belajar untuk hidup Cinta… Jika anda memilikinya, anda tidak memerlukan sesuatu pun yang lain Dan jika anda tidak memilikinya, apa pun yang lain yang anda miliki tidak banyak berarti Cinta tidak dapat dipaksakan Cinta tidak dapat dibujuk dan digoda Cinta muncul dari Surga tanpa topeng dan tanpa dicari Cobalah bernalar tentang cinta dan engkau pun akan kehilangan nalarmu.
Akreditasi TKJ SMK Negeri 2 Pekalongan
SMK Negeri 2 Pekalongan khususnya jurusan Teknik Komputer & Jaringan telah terakreditasi dengan nilai B. Semoga setelah akreditasi ini siswa TKJ tambah semangat dalam belajar. Amin…..
Tinggalkan sebuah Komentar
Tinggalkan sebuah Komentar
Komentar (1)